/Tempat Wisata di Cisurupan

Tempat Wisata di Cisurupan

Lurah Cisurupan, Misbakhudin menjelaskan di Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru, Kota Bandung terdapat berbagai objek wisata :

= Wetland Cisurupan
= Wetland Ciraga
= Tangga 100
= Mbah Celeng yang biasa dipakai untuk anak-anak pramuka berkemah
= Mbah Garut

Seperti diketahui Wetland Cisurupan dibangun tahun 2019, Wetland merupakan daerah serapan air untuk mengurangi banjir di Kota Bandung. Namun, lahannya bisa dimanfaatkan untuk pariwisata. Tempatnya sejuk, asri, dan masih alami.

“Di sini bisa botram (makan bersama), main dengan hewan-hewan ternak seperti ikan, kambing, ayam. Ada lahan bercocok tanam juga yang sangat ramah untuk anak-anak sebagai pariwisata edukasi,” papar Lurah Cisurupan, Misbakhudin.

Bukan hanya untuk mencegah banjir di wilayah Cisurupan, kehadiran Wetland tersebut juga mengurangi banjir yang ada di wilayah bawah karena mampu menampung air hujan.

Selain itu, pengunjung juga bisa berkeliling ke sawah abadi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Sawah abadi tersebut ditujukan untuk ketahanan pangan yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

“Masuk ke sini masih gratis. Kalau mau camping, wisata, belajar bisa langsung ke Wetland Cisurupan. Daerah ini punya potensi yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan sebagai tempat destinasi wisata alam dan edukasi,” ungkapnya.

Terlebih makin hari, makin sulit mencari daerah asri yang masih alami seperti sawah dan kolam ikan di daerah perkotaan.

Untuk mengembangkan potensi tersebut, Misbakhudin mengaku, tengah merintis pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang diinisiasi oleh Karang Taruna kelurahan Cisurupan.

“Sementara ini kita baru mengisi di hari libur. Sudah banyak orang yang berkunjung ke sini untuk mengisi liburannya. Kita mendorong Pokdarwis ke depannya bisa sebagai peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Daerah Wetland juga dirawat oleh petugas harian lepas dari DSDABM dan DKPP. Selain itu, ada pula pasukan Gober yang turut membantu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Wetland. (Humas Pemkot Bandung/Golali.id)

foto : Humas Pemkot Bandung