/Tahun 2020, Indeks Literasi di Kota Bandung Hanya 74,76 persen

Tahun 2020, Indeks Literasi di Kota Bandung Hanya 74,76 persen

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, pada tahun 2020 indeks baca literasi di Kota Bandung 74,76 persen. Untuk itu, Yana Mulyana meminta seluruh elemen masyarakat membantu meningkatkan literasi. Pasalnya, literasi merupakan salah satu kunci peningkatan sumber daya manusia.

Ia berharap, toko buku dan penerbit buka dapat membantu pojok baca dan pojok literasi yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandung melalui berbagai program.

Yana menilai secara teori Kota Bandung masuk dalam endemi Covid-19, hal itu dapat mendorong berbagai acara literasi.

“Mudah-mudahan kita semua dapat melakukan aktivitas seperti biasa. Termasuk bisa mendorong budaya baca dan budaya literasi di masyarakat,” kata Yana Mulyana saat peresmian Clavis Consep Store ┬áBandung, Sabtu 28 Mei 2022 dikutip dari rilis HUMAS PEMKOT BANDUNG.

Terkait pembukaan Clavis Consep Store  Bandung, Yana Mulyana sangat mengapresiasi.

“Mudah-mudahan Penerbit Clavis dan Big ini bisa membantu buku-buku ke pojok-pojok baca dan pojok literasi di Kota Bandung,” katanya.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih dengan tempat ini mudah mudahan budaya literasi di Kota Bandung semakin meningkat,” tuturnya.

CEO Clavis Indonesia, Winda Aryani Susilo mengaku akan terus membantu Pemerintah Kota Bandung untuk meningkatkan budaya literasi pascapandemi Covid-19.

“Kami siap membantu kota Bandung untuk mendukung literasi di kota Bandung pascapandemi hari ini,” kata Winda.

“Kita bisa melakukan kerja sama dengan pemerintah Belgia dan Belanda dan mereka bersedia memberikan program-program kerja sama,” lanjutnya.

Selain merupakan sebuah toko, kata Winda, consep store akan dijadikan pusat pendidikan dan pelatihan serta bimbingan bagi anak-anak dan keluarga secara gratis.

“Ini tidak hanya toko, tetapi juga pusat pendidikan pelatihan dan bimbingan anak anak dan keluarga secara gratis,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga membuka program bagi remaja untuk mengikuti program menulis secara berkelanjutan.

“Nanti hasilnya bisa kami diterbitkan,” tuturnya. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Foto : Humas Pemkot Bandung