/Resensi Novel Namaku Alam

Resensi Novel Namaku Alam

Novel Namaku Alam adalah karya terbaru dari Leila S Chudori, yang mengisahkan tentang
tokoh utama bernama Sagara Alam atau Alam.

Sagara Alam memiliki kisah kelam dari ayahnya yang eks tapol hingga dihukum mati, saat dirinya masih bocah. Hal ini mengungkung kehidupan Alam, ibu, dan kedua kakak perempuannya.

Alam dianugerahi photographic memory, yang membuat dirinya mengingat detail dari setiap kisah yang membuat keluarganya hidup tidak nyaman, dari mulai penggeledahan rumah ketika ayah Alam masih diburu dengan sangkaan sebagai pengkhianat negara, selama hidupnya ayah Alam berprofesi sebagai wartawan.

Cercaan ayah Alam sebagai pengkhianat negara tidak hanya berasal dari orang luar, tetapi keluarga besar ibunya pun sering mengolok-olok Alam. Hingga Alam tidak tahan, tetapi Alam tidak boleh gegabah dan menyalurkan amarahnya tersebut dengan mengikuti karate.

Saat Alam memasuki masa puber, latar belakang kehidupan Alam pun selalu menghantui, stigma negatif tentang ayah Alam yang eks tapol terus membayangi kehidupan Alam. Bagaimana semuanya bisa dihadapi ? Semuanya terjabarkan di novel yang terbit pada September 2023.

Melalui novel ini, pembaca disuguhi berbagai cerita sejarah yang terjadi pada tahun 1965, juga kesadaran diri bahwa kita semua tidak bisa memilih untuk dilahirkan dari siapa dengan latar belakang seperti apa. Tetapi kita semua sebagai manusia, harus berusaha menjalaninya dengan keikhlasan, karena tidak semua orang akan mengucilkan dan mengurusi masa lalu kita. Hal ini dibuktikan di mana Alam masih memiliki teman dan keluarga inti yang mendukungnya. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Judul Buku : Namaku Alam

Penulis : Leila S Chudori

Jumlah Halaman : ix + 438 halaman

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia

Cetakan : I, September 2023

ISBN : 9786231340825