/Resensi Novel Angsa dan Kelelawar

Resensi Novel Angsa dan Kelelawar

Novel Angsa dan Kelelawar adalah novel teranyar yang ditulis novelis asal Jepang, Keigo Higashino. Terbit pertama kali di Jepang pada tahun 2021, kini Novel Angsa dan Kelelawar di terbitkan di Indonesia melalui penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) dalam versi bahasa Indonesia yang diterjemahkan dari bahasa Jepang.

Mengutip siaran pers yang diterima Golali.id, berikut resensi Novel Angsa dan Kelelawar :

Dalam semalam, hidup Shiraishi Mirei dan Kuraki Kazuma berubah. Ayah Mirei berakhir menjadi mayat dan ayah Kazuma berakhir menjadi pembunuh.

Ayah Mirei, Shiraishi Kensuke ditemukan tewas ditikam dalam mobil. Mengingat profesinya sebagai pengacara, mungkin saja ada orang yang mendendam padanya. Namun, Mirei yakin sang ayah adalah sosok yang dihormati karena selalu tulus dan jujur dalam bekerja.

Sementara itu, Kazuma sama sekali tidak percaya ketika ayahnya, Kuraki Tatsuro, yang pendiam mengaku sebagai pembunuh Kensuke.

Terlebih lagi ketika Kazuma diberitahu, ini bukan pertama kalinya sang ayah membunuh seseorang. Semua bukti sangat meyakinkan, tetapi Mirei dan Kazuma tidak mampu menyingkirkan keraguan dalam hati mereka. Salah satunya adalah keluarga korban yang sedang berduka, sementara yang lain adalah keluarga pembunuh.

Mereka bagaikan angsa dan kelelawar, tetapi memutuskan bekerja sama untuk mencari kebenaran tanpa menyadari adanya kenyataan lain yang jauh lebih menyakitkan.

Apakah benar ayah Kazuma, Kuraki Tatsuro pembunuh ayah Mirei? Ataukah Kuraki Tatsuro dikorbankan pihak lain ?

Novel Angsa dan Kelelawar bisa dipesan dengan sistem preorder mulai 25 April 2023 sampai 2 Mei 2023, melalui :

www.gramedia.com, Gramedia Official Shop Shopee Mall, Gramedia Pustaka Utama Shop Shopee Mall,Gramedia Official Store Tokopedia.

Harga preorder  Novel Angsa dan Kelelawar : Rp119 ribu sementara harga non preorder Rp149 ribu.

(Yatni Setianingsih/Golali.id)

Foto : Gramedia Pustaka Utama