/Resensi Buku Lelakon Srihadi

Resensi Buku Lelakon Srihadi

Buku Lelakon Srihadi yang ditulis Agus Dermawan T, bisa dikatakan sebagai buku biografi dari maestro seni lukis Indonesia, Srihadi.

Dalam buku Lelakon Srihadi pembaca disuguhi secara terperinci perjalanan dari Srihadi yang lahir di Solo, 4 Desember 1931, kemudian kedekatannya dengan kedua orangtuanya dan eyang kakung atau kakeknya dari garis ayah yang bernama Raden Ngabehi Nojotjoerigo (baca: Noyocurigo) adalah seorang ahli keris dan wayang  yang bekerja di Keraton Surakarta Hadiningrat, kala Pakubuwono IX bertakhta.

Sebagai priyayi keturunan trah Pajang, Nojotjoerigo juga dikenal sebagai ahli kebudayaan, sehingga acapkali diminta menjabarkan soal budaya kepada orang-orang keraton. (Halaman : 20).

Penulis pun mengisahkan, bagaimana Srihadi muda turut berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan masuk perkumpulan Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia (IPPI). Setelah tamat SMA, Srihadi memilih masuk ke dunia kampus untuk berkuliah di Fakulteit Teknik Jurusan Seni Rupa di Universiteit Indonesia Bandung (sekarang Institut Teknologi Bandung/ITB) dan setelah lulus menjadi dosen di kampus tersebut.

Melakoni dunia seni sebagai seniman maupun akademisi, ada berbagai ragam cerita yang dikisahkan dalam buku ini. Seperti membuat logo ITB, pameran lukisan di dalam maupun luar negeri, sampai bagaimana Srihadi mengkritisi kondisi sosial melalui lukisan, dan lain-lainnya yang dapat diambil hikmahnya oleh generasi muda saat ini.

Kini, maestro seni lukis itu telah wafat pada tanggal 26 Februari 2022, namun karyanya selalu akan dikenang.

Di mana penulis pada tanggal 26 Februari 2022, akan menyiapkan pengiriman dua salinan manuskrip buku Lelakon Srihadi ke Bandung. Tujuannya agar dibaca dan dikoreksi dulu oleh Srihadi dan Farida (istri Srihadi) sebelum diproses oleh penerbit. (Halaman 202).

Buku ini pun dilengkapi foto dan karya lukisan Srihadi, juga kesan dari rekan-rekan tentang sosok Srihadi. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Judul Buku               : Lelakon Srihadi  

Penulis                     : Agus Dermawan T   

Tebal                        : xii + 338 halaman

Penerbit                   : Kepustakaan Populer Gramedia

Cetakan                   : Pertama, Juni  2022

ISBN   Cetak             : 978 – 602 – 481 – 829 -6

ISBN Digital             : 978 – 602 – 481 – 830 –2