/PGRI Kota Bandung Bakal Beri Perlindungan Hukum ke Nenek Saadah

PGRI Kota Bandung Bakal Beri Perlindungan Hukum ke Nenek Saadah

PGRI Kota Bandung akan memberikan perlindungan hukum, kepada Nenek Saadah sesuai dengan AD-ART Organisasi PGRI.

Mengutip siaran pers dari PGRI Kota Bandung, Nenek Saadah adalah istri dari almarhum M. Syafe’i. M.Syafe`i semasa hidup merupakan guru SD, yang terakhir menjabat sebagai kepala sekolah di SD Buah Batu Baru.

Nenek Saadah beserta keluarganya tinggal di rumah dan tanah, yang telah berSertifikat Hak Milik (SHM) sendiri.  Rumah tersebut berada di Jalan Pelajar Pejuang 45 nomor 41 Kota Bandung, yang luasnya mencapai 70 meter persegi.

Namun kini, mereka diharuskan meninggalkan rumah tersebut, setelah ada pihak pemohon yang meminta eksekusi atas rumah tersebut kepada pihak Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Merasa hak dan rasa keadilannya terampas, Nenek Saadah bersama keluarganya melakukan perlawanan dengan tidak meninggalkan rumah yang telah mereka tempati sejak tahun 1970.

Sebagai bentuk keprihatinan dan dukungan kepada Nenek Saadah, Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat (Jabar) Dede Amar dan Ketua PGRI Kota Bandung Cucu Saputra pun menyambangi rumah Nenek Saadah dan keluarganya, Senin 13 Februari 2023.   

“Kami akan memberikan perlindungan hukum kepada Ibu Saadah sesuai AD-ART Organisasi PGRI. Selain itu kami mengharapkan agar Kepala PN Bandung untuk mempelajari secara utuh, cermat, dan teliti dalam upaya pengawasan jalannya eksekusi. Dukungan dan doa dari seluruh entitas pendidikan dan masyarakat luas yang mencintai tegaknya kebenaran dan keadilan sangat kami harapkan,” tegas Cucu.

(Yatni Setianingsih/Golali.id)

Keterangan Foto : Ketua PGRI Kota Bandung Cucu Saputra menemui Nenek Saadah (dok : Humas PGRI Kota Bandung)