/Pemprov Jabar Rancang Dynamic Working Arrangement untuk ASN

Pemprov Jabar Rancang Dynamic Working Arrangement untuk ASN

Sekda Pemprov Jabar,  Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan, ASN Jabar mendapatkan penilaian melalui pemetaan talenta yang diukur dari potensi yang terdiri dari kompetesi, kemampuan manajerial, interaksi sosial, pengalaman kerja, dan aspek lainnya. Kinerjanya pun akan diukur.

Dengan begitu, maka seorang ASN akan ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan potensi dan kinerjanya. Implikasinya, ASN Jabar akan mendapat gaji sesuai dengan apa yang dikerjakannya.

“Makanya keluar Employee of the Month ,  kemudian ada promosi, jadi di sinilah sistem merit kita jalankan, dan jangan salah kita buat sistem ini kita juara nasional. Nilai kita 396,5,  nomor satu Jabar, nomor dua, tiganya kementerian,” tutur Setiawan.

Kelembagaan di tubuh Pemda Provinsi Jabar juga mengalami transformasi, dengan karakter agile (lincah), dan model kerja Team of Teams (ToT), bahkan antarinstansi. Uniknya, siapa yang ditunjuk jadi ketua tim, bisa ditunjuk siapa saja, sehingga selaras dengan prinsip right man on the right place karena menghapuskan sistem hierarki seperti organisasi klasik.

Sejalan dengan itu, penyederhanaan birokrasi pun dilakukan guna memangkas hierarki, yang mana saat ini level pejabat struktural eselon IV dan III dialihkan menjadi Jabatan Fungsional (Jafung) agar bergerak lebih bebas.

Hingga saat ini, Pemda Provinsi Jabar juga tengah merancang Dynamic Working Arrangement  sehingga ASN dapat memilih waktu kerja secara custom , kapanpun di manapun selagi mendapat persetujuan dari pimpinan.

“Memilih hari, jam, seragam, nanti ada aplikasinya, khususnya ini privilege untuk ASN di Box 7, 8, 9, mereka akan bertanggung jawab dengan pekerjaannya, untuk ASN di Box 1, 2, 3 aplikasi ini tertutup untuk mereka,” katanya. (Humas Pemprov Jabar/Golali.id)

Foto : Humas Pemprov Jabar

TAGS: