/Lokasi Toilet Daur Ulang Pertama di Indonesia Dimana ?

Lokasi Toilet Daur Ulang Pertama di Indonesia Dimana ?

Toilet daur ulang pertama di Indonesia berada di RW 001 Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung Provinsi Jabar. Reinvented Toilet atau toilet daur ulang ini,  merupakan hasil inovasi PT SCG (Siam Cement Group) Indonesia.

“Ini peresmian satu gagasan teknologi yang saya tunggu-tunggu karena kehadiran Reinvented Toilet ini bisa menjadi solusi dalam mengurangi pencemaran Sungai Citarum, yang sebagian besar bersumber dari limbah permukiman,” kata Ridwan Kamil dalam rilis HUMAS PEMPROV JABAR.

“Panjang Sungai Citarum yang ratusan kilometer itu pencemarannya sebagaian besar bersumber dari kotoran, limbah industri, maupun limbah pemukiman,” ujarnya.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengapresiasi hadirnya teknologi toilet daur ulang karena teknologi ini menjadi yang pertama di Indonesia.

“Alhamdulillah teknologi ini pertama kali di Indonesia. Sejarah toilet canggih daur ulang ada di Pasirluyu,” ungkapnya.

Adapun pemilihan lokasi proyek di Pasirluyu karena kondisi MCK umum setempat belum memenuhi standar PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

Dalam sambutanya Kang Emil memberikan masukan kepada SCG untuk penamaan atau istilah teknologi Reinvented Toilet agar lebih dapat dipahami oleh masyarakat Indonesia.

“Saya ada masukan kalau bisa cari istilah Bahasa Indonesia yang mudah. Saran saya namanya “Toilet Daur Ulang”, yang disingkat Torang,” ungkapnya.

Proyek ini turut mewujudkan misi 100 persen ODF (Open Defecation-Free) di Bandung atau gerakan stop buang air besar sembarangan.

Pasca penyerahan, SCG akan menjalankan fase monitoring bekerja sama dengan Fakultas Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menguji kualitas air secara berkala.

Prinsip ESG

Kerja sama ini akan dilaksanakan selama satu tahun sebagai bentuk dari pendampingan dan pengawasan proyek dari SCG.

Presiden Direktur PT SCG (Siam Cement Group) Indonesia Chakkapong Yingwattanathaworn menjelaskan, Reinvented Toilet merupakan inovasi SCG yang menerapkan prinsip ESG (Environment, Social, Governance) dan ekonomi sirkular.

SCG merevitalisasi bangunan toilet lama di Pasirluyu menjadi toilet canggih yang dapat mendaur ulang air limbah rumah tangga menjadi air bebas patogen, yang dapat digunakan untuk pembilasan toilet, serta mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat limbah yang tidak terurai optimal. (*/Golali.id)

Foto : Humas Pemprov Jabar