/Lemper Sanden Adalah

Lemper Sanden Adalah

Lemper Sanden adalah salah satu kuliner Yogyakarta yang terbuat dari beras ketan yang dikukus, lalu ditambah santan dan kukus kembali. Kemudian diisi dengan serundeng atau abon. Selanjutnya dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

Lemper Sanden berasal dari Padukuhan Sanden, Kalurahan Murtigading, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hal yang membedakan Lemper Sanden dengan daerah lainnya, yaitu Lemper Sanden melalui proses pengukusan tiga kali. Sehingga daun pisang yang digunakan untuk membungkus lemper berubah warna, tetapi tidak mempengaruhi warna lemper.

Lemper Sanden memiliki cita rasa yang gurih berasal dari santan dan serundeng atau abon. Lemper Sanden biasanya hadir dalam berbagai acara daur hidup manusia, mulai dari acara kelahiran, khitanan, pernikahan, sampai dengan kematian.

Mengutip website Pemkab Bantul, awal mulanya Lemper Sanden berasal dari Nyai Pucangsari dan keturunannya. Seorang keturunan dari Mataram yang menetap di daerah Pucanganom, Murtigading, Sanden.

Lemper Sanden saat itu, digunakan sebagai media dakwah islam yang menjadi gambaran bagi seseorang yang memiliki rukun iman dan rukun islam. 

Lemper Sanden yang otentik terakhir kali ditemui di tahun 1988 yang dibuat oleh Mbah Jariyah sebagai generasi pewaris terakhir. 

Dalam budaya Jawa, lemper memiliki makna filosofi begitupun dengan Lemper Sanden. lemper merupakan sebuah singkatan, yen di lem aja memper, makna jika disanjung jangan takabur. Ini menjadi pengingat bagi manusia agar tetap memiliki sikap rendah hati, selain itu lemper juga menjadi simbol persaudaraan, sehingga lemper hadir dalam semua acara hajatan masyarakat Jawa. (Yatni Setianingsih/Golali.id)  

Baca juga :  Urap Sayur Khas Sunda Adalah