/Jadwal dan Ketentuan Tukar Uang di Bank Indonesia via Mobile Bank

Jadwal dan Ketentuan Tukar Uang di Bank Indonesia via Mobile Bank

Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan 14 perbankan lainnya, melalui program Serambi Rupiah Ramadan menyediakan layanan mobile bank atau Bank Keliling, di seluruh kabupaten dan kota se-Jabar.

Kepala Cabang Perwakilan BI Jabar, Herawanto mengatakan, layanan ini serentak akan diaktivasi dari 11 April 2022 sampai 26 April 2022.

“Tercatat kebutuhan warga Jabar akan uang di masa Ramadan ini mencapai Rp24 trilun. BI beserta 14 perbankan lainnya siap melayani permintaan masyarakat,” kata Herawanto selepas acara Kick Off Serambi Rupiah Ramadan pada Senin, 11 April 2022 di Kantor BI Jabar Jalan Braga Kota Bandung dalam rilis HUMAS PEMKOT BANDUNG.

Herawanto menjelaskan, masing-masing orang hanya bisa menukarkan uang maksimal Rp3,8 juta. Uang yang ditukarkan akan dipecah menjadi Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000.

“Namun, untuk pecahan Rp1.000 kita akan menggunakan uang logam,” sambung Herawanto.

Demi lebih memudahkan layanan, Herawanto menambahkan, para perbankan yang terlibat juga menyediakan kanal pembayaran nontunai. Sehingga akan lebih aman saat menukarkan uang.

“Kita juga ada fasilitas Electronic banking center (EBC). Warga cukup memanfaatkan kartu debit yang dimiliki untuk menukar uang. Jadi lebih aman daripada harus membawa uang tunai dalam jumlah besar,” sambung Herawanto.

Meski layanan penukaran uang ini semakin lebih mudah, Herawanto mengimbau agar masyarakat tetap bijak dalam menggunakan uang yang mereka miliki.

“Uang yang kita punya, gunakan secara bijak dan tidak berlebihan dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” ucap Herawanto.

Terkait hal itu, Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung, Yana Mulyana sangat mengapresiasi layanan yang diberikan BI untuk masyarakat ini.

“Layanan ini disediakan untuk memenuhi satu tradisi warga masyarakat dalam penukaran uang pecahan baru,” ungkap Yana.

Yana berharap, melalui kerja sama ini akan semakin membuka pintu-pintu kolaborasi lainnya untuk kembali memulihkan perekonomian Kota Bandung pascapandemi.

“Mudah-mudahan ini menunjukkan jika Kota Bandung sudah menuju proses pemulihan ekonomi pascapandemi. Kami juga berharap semoga BI bisa memberikan bantuan keuangan untuk UMKM kami yang sedang menuju proses pemulihan ekonomi,” harap Yana. (*/Golali.id)

foto : Humas Pemkot Bandung