/Inilah Lokasi Proyek Rumah Wisata Manggis yang Digagas Unpad

Inilah Lokasi Proyek Rumah Wisata Manggis yang Digagas Unpad

Alamat atau lokasi Rumah Wisata Manggis terletak di Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat atau Jabar.

Pendirian Rumah Wisata Manggis ini sebagai proyek dari Tim peneliti Universitas Padjadjaran atau Unpad yang dipimpin Guru Besar Fakultas Farmasi, Prof. apt. Muchtaridi, PhD.

Rumah Wisata Manggis tersebut dibuat untuk menjadi pusat produksi buah manggis di Desa Parakanmanggu.

1.Tim memilih Desa Parakanmanggu sebagai lokasi utama untuk pembangunan proyek sebagai penghasil komoditas buah manggis terbesar.

2. Manggis dijadikan fokus utama dalam penelitian ini karena bisa dijadikan obat herbal dan memiliki banyak khasiat yang dapat dimanfaatkan.

3.Pemilihan lokasi dilakukan dengan pertimbangan bahwa Pangandaran adalah tempat wisata bahari yang cocok untuk ditanami buah tropis, termasuk manggis.

4. Eksekusi dari solusi tersebut dirancang dalam bentuk pembangunan pusat bahan baku buah manggis yang terinspirasi dari Rumah Manggis di Thailand.

5. Proyek ini dimulai dari tahun 2022 dengan mengirimkan mahasiswa yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Pangandaran, untuk melakukan survei data yang dibutuhkan. Namun, data menunjukkan bahwa produksi manggis masih dianggap kurang memuaskan.

6.Tim mencari cara bagaimana meningkatkan produksi manggis tersebut. Tim kelompok pertanian yang dipimpin Dosen Fakultas Pertanian Unpad Dr. Ir. Nursuhud Suwali, DEA, menganalisis data yang sudah dihimpun sebelumnya dan menemukan solusi dengan memberikan pemahaman untuk meningkatkan produksi buah manggis bagi para petani.

7. Prof. Muchtaridi mengatakan, proyek tersebut bertujuan meningkatkan produksi buah manggis yang harganya menurun. Hal ini diakibatkan kualitas yang dihasilkan dianggap kurang bagus, sehingga, petani terpaksa untuk menjual hasil panen dengan harga yang murah.

“Peneliti Universitas Padjadjaran memiliki solusi bahwa buah manggis lebih baik diolah dan bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku ekstrak atau produk lain, seperti pewarna, obat, dan makanan,” urai Prof. Muchtaridi dikutip dari website Unpad, Senin 21 Agustus 2023.

8.Musim panen manggis yang sangat bergantung kepada cuaca. Solusi ini diharapkan agar petani tetap mempunyai penghasilan dari produk-produk yang dihasilkan meskipun sedang tidak masuk musim panen.

9.Proyek ini melibatkan pemerintahan desa, Bumdes, sampai dengan Pemkab Pangandaran.

10.Pembangunan direncanakan berlangsung selama 3 tahun. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

foto : Humas Pemprov Jabar