/Ini Tantangan Kabupaten Bekasi di Usianya ke-72 Tahun

Ini Tantangan Kabupaten Bekasi di Usianya ke-72 Tahun

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menitipkan sejumlah harapan ke Kabupaten Bekasi, yang memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 pada Senin 15 Agustus 2022.

Usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi dalam rangka HUT ke-72, Ridwan Kamil meminta agar Kabupaten Bekasi terus optimis menatap masa depan dengan segala potensinya.

“Di rapat paripurna tadi saya menitipkan pesan agar Kabupaten Bekasi semakin optimis menatap masa dengan segala potensinya,” kata Ridwan Kamil.

Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, tantangan yang harus dihadapi oleh kabupaten berpenduduk hampir 4 juta jiwa itu adalah pengangguran yang harus segera dicarikan solusi lokal yang jitu. Kabupaten Bekasi memiliki potensi ekonomi yang sangat luar biasa apabila dikelola dengan baik.

“Ada tantangan dari sisi ekonomi, pengangguran harus segera dicarikan solusi lokal yang jitu. Kabupaten Bekasi potensi ekonominya sangat luar biasa, tinggal dikelola,” tuturnya.

Dalam membangun Kabupaten Bekasi, Kang Emil meminta pemda tak hanya fokus menggunakan dana APBD kabupaten. Pasalnya, ada delapan pintu keuangan yang dapat ditangkap menjadi solusi pembiayaan pembangunan.

“Ada delapan pintu membangun Bekasi supaya tidak fokus pada APBD saja, itu harus mulai dikonsepkan dan dikejar,” ucapnya.

Delapan pintu keuangan yang dimaksud Kang Emil, yakni mengejar APBD Provinsi Jabar, APBN, CSR, dana umat, Bank Bjb, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), obligasi, termasuk memanfaatkan APBD Kabupaten Bekasi yang mencapai Rp 6 triliun.

“Jangan hanya fokus memakai APBD kabupaten untuk membangun, tapi pakai cara lain, yaitu APBD Provinsi, APBN dengan cara dijemput, CSR, ataupun dana umat. Manfaatkan pula Bank Bjb karena ada program kredit infrastruktur daerah, KPBU dan obligasi. Dengan teori delapan pintu rezeki ini saya yakin akan maju pesat,” jelas Kang Emil.

Pemda Kabupaten Bekasi saat ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Dani Ramdan untuk kedua kalinya. Di kepemimpinan pertama pada 2021, Dani mengusung visi Kabupaten Bekasi Berani (Berantas Pandemi).

“Saya mendapat amanat menjadi Penjabat Bupati Bekasi untuk kedua kalinya, yang pertama mengusung visi Kabupaten Bekasi Berani (Berantas Pandemi). Sedangkan visi pada penugasan kedua ini, yakni Kabupaten Bekasi Makin Berani (Mantapkan Kinerja Dalam Bekerja dan Melayani),” ujar Dani.

Ia menuturkan, ada empat fokus pembangunan Kabupaten Bekasi Makin Berani yang akan dikejar selama masa kepemimpinannya setahun ke depan, yaitu infrastruktur, sumber daya manusia, pemulihan ekonomi, dan reformasi birokrasi.

“Tema hari jadi Kabupaten Bekasi ke-72 inipun kita ambil dari semangat Makin Berani sebagai pendorong semangat agar kita dapat berkontribusi dalam pembangunan secara maksimal dengan bekerja sungguh-sungguh dan melayani sepenuh hati,” tutur Dani. (Humas Pemprov Jabar/Golali.id)

Foto : google maps