/Dagny Luncurkan Single Highs & Lows

Dagny Luncurkan Single Highs & Lows

Penyanyi asal Norwegia, Dagny merilis single terbarunya berjudul “Highs & Lows”. Lagu “Highs & Lows”  adalah kelanjutan dari  “Brightsider” – yang dideskripsikan oleh The Guardian sebagai “epic…charged with Boys Of Summer wistfulness”, dan debut albumnya “Strangers/Lovers” di tahun 2020.

Mengutip rilis yang diterima Golali.id, single terbaru Dagny “Highs & Lows” telah rilis dibawah naungan Little Daggers Records miliknya sendiri, dibawah perjanjian dengan dalam usaha bersama dengan Polydor DE.

Lagu “Highs & Lows” merupakan Lagu terakhir yang dirilisnya sebelum ia memulai album keduanya, “Highs & Lows” adalah pop ballad personal yang lahir di tengah-tengah masa-masa sulit seseorang.

Dagny menjelaskan bahwa ia sangat senang memperkenalkan “Highs & Lows” – salah satu lagunya sebelum ia terjun ke proses pembuatan album terbarunya. Ia menjelaskan “Highs & Lows” is one of the most raw songs I’ve ever written. You could say it’s about unconditional love – about steadily standing by someone’s side through all the highs and the lows, all the easy and the challenging. I hope this song is gonna feel like a warm hug for someone who needs it.”

Hingga saat ini, musik Dagny telah diputar lebih dari jutaan kali, ia telah dinominasikan sebagai 6 Norwegian Grammy’s (Spellemannprisen), co-written songs untuk Katy Perry, Ashnikko, dan Julie Bergan, dan berkolaborasi dengan Liverpool indie-rock heroes The Wombats, American super-producer Steve Aoki, sesama Norwegian powerhouses Astrid S dan EDM duo Seeb, serta Spanish-English  indie-pop Crystal Fighters.

Debut album Dagny Strangers / Lovers, rilis di bulan Mei tahun 2020 membuktikan bahwa ia adalah bentuk lagu dari kehidupannya sendiri, dengan beberapa pujian dari  The Guardian (“thundering synth pop explosion”), The Independent (“dazzling pop – 8/10”), BBC Music (“one of 2020’s most assured debuts”), The Metro (“sleak, neat set of bops – Albums Of The Week”) dan banyak lagi.

Tahun ini, Dagny merayakan tour konsernya di Norwegia yang terjual habis sebanyak lebih dari 16.000 tiket dan berjalan selama lebih dari 2 bulan. Sejak saat itu, ia kembali untuk melakukan pertunjukan utama di London, Berlin dan Amsterdam, di tengah sibuknya festival musim panas di Norwegia terutama festival musim panas terbesar di Norway, Øyafestivalen. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Foto : istimewa

TAGS: