/Cara Deteksi Mandiri Kesehatan Gigi dan Mulut

Cara Deteksi Mandiri Kesehatan Gigi dan Mulut

Menjaga kesehatan gigi  dan mulut sangatlah penting, untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut secara dini dapat dilakukan dengan deteksi mandiri.

Menurut  Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjadjaran Dr. Netty Suryanti, drg., MARS, berikut cara deteksi mandiri kesehatan gigi dan mulut :

1.Gunakan cermin atau kamera pada ponsel lalu buka mulut lebar-lebar

“Berdiri di depan cermin, mulutnya buka lebar-lebar, lalu miringkan ke atas sehingga kelihatan gigi yang belakang, gigi di atas. Kalau kurang terang cahayanya gunakanlah senter atau nisar dari handphone,” kata Netty dikutip Golali.id dari website Unpad.

2.Saat mendeteksi perlu diperhatikan gigi, gusi, dan lidah

Pada gigi, dilihat apakah ada gigi yang hitam atau berlubang.

Pada gusi, diperhatikan apakah ada kemerahan, pembengkakan, gusi turun, benjolan, luka pedih, atau sariawan.

Pada lidah, diperhatikan apakah ada selaput putih, merah sakit, bengkak, atau luka. Selain itu, perlu juga diperhatikan kemungkinan adanya kelainan seperti sensitif atau berwarna, ada gigi yang goyang atau berdarah, ada plak atau kalkulus, adanya susuan gigi yang berjejal atau mengganggu, atau adanya sakit pada sendi rahang.

3.Lakukan secara rutin sebulan sekali

“Lakukan deteksi tersebut rutin. Perlu satu atau dua menit sebulan sekali saja, itu bisa menolong supaya gigi kita tetap sehat,” kata Netty.

4.Jika ada hal-hal yang ganjil, konsultasikan dan lakukan pemeriksaan ke dokter gigi

Konsultasi Setelah mendeteksi adanya kelainan pada gigi dan mulut, Netty pun menekankan perlunya konsultasi dan pemeriksaan lanjut ke dokter gigi. Jangan sampai diabaikan atau diobati sendiri.

“Kalau dokter gigi itu penuh dengan pertimbangan-pertimbangan, analisis, kemudian merencanakan bagaimana risikonya supaya minim. Semuanya itu harus kita perhitungkan,” ujarnya.

Baca juga :  Penyebab Anak Muda Kota Bandung Rentan Hipertensi

5.Rutin kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali

Ia juga menganjurkan adanya kunjungan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Hal ini penting untuk mendeteksi lebih akurat kelainan gigi dan mulut karena banyak kelainan yang tidak disadari atau tidak mudah dideteksi sendiri. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

foto : pixabay.com