/Bucir Mamah Endar Menikmati Bubur Ayam Cianjur di Coffe Shop

Bucir Mamah Endar Menikmati Bubur Ayam Cianjur di Coffe Shop

Bubur ayam Cianjur adalah salah satu kuliner khas dari Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat yang tidak hanya bisa dinikmati di tempat asalnya, tetapi juga dapat disantap di Kota Bandung.

Salah satunya Bubur Ayam Cianjur (Bucir) Mamah Endar, yang berada di inside Rumah Kamii Coffee Shop di Jalan dr. Hatta No 6 Kota Bandung. Bucir Mamah Endar buka mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 22.00 WIB.

Seporsi Bubur Ayam Cianjur (Bucir) Mamah Endar, memiliki berbagai keunikan sebagai ciri khas dari Bubur Ayam Cianjur. Dalam sepiring bubur tidak hanya dilengkapi suwiran daging ayam, kacang kedelai, kecap, bawang merah goreng, irisan daun seledri, dan kerupuk. Tetapi terdapat tambahan kuah berwarna kuning berisi potongan daun bawang sebagai ciri khas bubur ayam Cianjur.

Adanya tambahan kuah kuning yang terbuat dari beragam rempah termasuk kunyit ini, menghadirkan sensasi rasa yang lebih gurih dibandingkan bubur ayam umumnya. Saat menikmati Bubur Ayam Cianjur (Bucir) Mamah Endar, serasa menikmati bubur dengan pais (pepes dalam bahasa Sunda) ayam. Untuk sambalnya pasti seuhah ( pedas dalam bahasa Sunda), terbuat dari cabai rawit hijau segar.

Harga seporsi Bubur Ayam Cianjur (Bucir) Mamah Endar untuk porsi biasa Rp12 ribu. Bubur Ayam Cianjur (Bucir) Mamah Endar menyajikan berbagai pelengkap seperti yang biasa ditemukan dalam bubur ayam Cianjur pada umumnya antara lain sate ati, sate ampela, sate usus, sate telur puyuh, telur ayam, telur asin, dan kerupuk emping. Harga pelengkap ini dimulai dari Rp4.000 per buah.

“Menu yang banyak disukai yaitu Bucir Mamah Endar plus usus dan telur puyuh,” kata Owner Bubur ayam Cianjur (Bucir) Mamah Endar, Taofik Rachman kepada Golali.id, Kamis 20 Juni 2024.

Menikmati Bucir Mamah Endar Senyaman di Rumah

Bubur ayam Cianjur termasuk salah satu makanan legendaris yang telah dikenal sejak puluhan tahun yang lalu, sehingga tak mengherankan jika pecinta bubur ayam Cianjur terdiri dari berbagai generasi. Biasanya bubur ayam Cianjur disantap untuk sarapan maupun makan malam, selain itu konsep tempat makan yang dihadirkan pedagang bubur ayam Cianjur berupa warung dengan kursi dan meja panjang tempat konsumen menikmati bubur ayam Cianjur.

Pelanggan Bucir Mamah Endar menikmati bubur ayam Cianjur (dok : Bucir Mamah Endar)

Nah, Opik sapaan akrab dari Taofik Rachman mengubah konsep tersebut dengan menyajikan bubur ayam Cianjur yang bisa dinikmati sepanjang hari. Juga konsep tempat makan bubur di coffee shop dengan suasana seperti di rumah. Sehingga penikmat bubur ayam Cianjur dapat menikmati makanan favoritnya tersebut dengan santai, sambil nongkrong bersama keluarga dan teman-teman dekatnya,

“Secara keseluruhan tidak terlalu beda dengan bubur ayam Cianjur lainnya, tapi untuk saat ini Bucir Mamah Endar hadir di salah satu coffee shop (Rumah Kamii) di Bandung menambah nuansa unik santap bubur. Selain itu bubur ayam yang buka dari pagi sampai malam hanya di Bucir Mamah Endar,” ucap Opik.

“Peminat di Bandung sendiri lebih banyak di pagi hari dan malam hari, tapi di siang haripun ada aja yang menikmati bucir,” ujarnya.

Sejarah Bubur ayam Cianjur (Bucir) Mamah Endar

Opik mengisahkan bisnis kuliner bubur ayam Cianjur telah didirikan ibunya sejak tahun 1995 di rumahnya di Cianjur, saat itu ibunya berjual bubur ayam Cianjur hanya untuk mengisi waktu luang.

“Bucir Mamah Endar lahir tahun 1995 di Cianjur, awal jualan bubur itu di garasi rumah. Dahulu tujuan awal jualan bubur hanya untuk mengisi waktu luang. Nama Bucir Mamah Endar diambil dari nama mamah saya yang bernama Endar,” sambung Opik.

Lama-kelamaan semakin banyak pelanggan yang membeli Bucir Mamah Endar, sehingga keluarga Mamah Endar berusaha untuk fokus membesarkan Bucir Mamah Endar.

“Seiring berjalannya waktu, ternyata respon masyarakat sekitar terhadap Bucir Mamah Endar begitu bagus, sehingga kita sekeluarga bertekad untuk lebih fokus lagi mendalami usaha ini,” ungkap Opik. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

foto : Dok Bucir Mamah Endar