/Boleh Ngabuburit di Masjid Raya Al Jabbar, Asalkan

Boleh Ngabuburit di Masjid Raya Al Jabbar, Asalkan

Masjid Al Jabbar ditutup sejak 27 Februari dan akan dibuka kembali 14 Maret 2023. Selain untuk persiapan Ramadan, Al Jabbar ditutup karena harus ada penyempurnaan teknis pada beberapa bagian masjid oleh kontraktor.

“Al Jabbar tutup dulu dua minggu karena ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Ada penyempurnaan teknis, sedang disempurnakan oleh kontraktor,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Rabu 1 Maret 2023.

Ridwan Kamil antusias, karena Masjid Raya  Al Jabbar setelah nanti dibuka akan lebih bersih, tertata, dan aktivitasnya lebih tertib.

“Insyaallah Ramadan (Masjid Al Jabbar) lebih kinclong, lebih  tertata dan tertib. Parkir liarnya juga sudah ditata dengan sistem yang lebih baik,” sebut Ridwan Kamil.

Gubernur memprediksi saat Ramadan Al Jabbar akan dipenuhi warga untuk beribadah. Selain itu masjid kebanggaan warga Jabar akan menjadi lokasi favorit baru untuk ngabuburit.

“Sebelum Ramadan saja seramai itu, apalagi nanti ngabuburit pasti dikejar oleh semua orang untuk buka puasa bersama. Jadi tidak apa-apa asal tertib, daripada sepi tidak ada kegiatan,” tutur Kang Emil. (Humas Pemprov Jabar/Golali.id)

Foto : Humas Pemprov Jabar