/Apa itu Ranginang Oyek ?

Apa itu Ranginang Oyek ?

Ranginang atau rengginang oyek adalah cemilan yang terbuat dari nasi oyek (berbahan baku singkong), kemudian dicampur dengan berbagai rempah. Lalu dibentuk bulat dan dijemur di bawah terik sinar matahari hingga kering. Selanjutnya digoreng.

Seperti halnya rengginang atau renginang ketan, ranginang oyek memiliki tekstur yang kriuk. Tetapi terkadang juga sedikit keras saat digigit, jika penjemurannya kurang kering.

Ranginang oyek memiliki ciri khas berwarna kecolelatan, memiliki rasa asin dan memiliki wangi khas singkong yang telah disimpan.

Renginang oyek dijual di pasar tradisional di berbagai daerah di Jawa Barat, salah satunya di pasar tradisional di Kabupaten Bandung.

Rengginang atau ranginang oyek, bisa disantap secara mandiri maupun dilumuri saus cabai. Juga disantap sebagai pelengkap mi bakso. Sebab renginang oyek memiliki sifat yang sama dengan kerupuk kampung, yaitu melempem jika dimasukkan dalam kuah bakso dalam mangkuk.

Nasi Oyek

Melansir buku Makanan Pokok dan Ragam Hidangan Nasi yang ditulis Murdijati-Gardjito, Umar Santoso, dan Eni Harmayani (2024: Halaman 139 – 140) Nasi Oyek adalah nasi yang terbuat dari singkong. Nasi oyek adalah makanan utama pengganti nasi putih atau beras di daerah Jawa pada masa kolonial. Oyek berwarna kuning kecokelatan.

Untuk menghasilkan oyek, singkong yang sudah dikupas dijemur sampai kering (disebut gaplek).

Gaplek direndam sekitar tiga hari dan air rendaman diganti setiap hari supaya tidak berbau.

Kemudian dijemur kembali hingga kering dan ditumbuk hingga berukuran seperti beras yang disebut beras oyek.

Lalu beras oyek dikukus sebelum akhirnya disantap sebagai makanan pokok, pada masa kolonial.

Nasi oyek biasanya disajikan dengan kelapa parut saat masih hangat. (Yatni Setianingsih/Golali.id)