/5 Pemenang Kompetisi Bisnis Digital Santripreneur di Jatim

5 Pemenang Kompetisi Bisnis Digital Santripreneur di Jatim

Shopee Barokah telah mengumumkan pemenang Kompetisi Bisnis Digital Santripreneur “Dari Pesantren untuk Pesantren” di Provinsi Jatim, Jumat 24 Maret 2023.

Mengutip siaran pers yang diterima Golali.id, berikut 5 pemenang Kompetisi Bisnis Digital Santripreneur “Dari Pesantren untuk Pesantren” di Provinsi Jatim :

Juara 1 : Toko santri ahwarumi_fashion asal Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, yang menjual aneka fashion muslim wanita dan pria, yang mendapat yang mendapat hadiah Umrah serta modal usaha sebesar Rp15 juta.

Juara 2: Toko santri ZOSE asal Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa, Kabupaten Nganjuk, menjual produk minuman herbal untuk kesehatan dalam kemasan, mendapatkan hadiah modal usaha sebesar Rp15 juta.

Juara 3: Toko santri Faqih_1995 asal Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, menjual shampo dari kandungan alami ekstrak lidah buaya, mendapatkan modal usaha Rp10 juta.

Finalis 1 dan 2: Toko santri Samudra Sunan Drajat dari Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan yang menjual produk andalan berupa garam beryodium alami dan toko santri Pondok Induk Langitan asal Pondok Pesantren Langitan Tuban, yang menjual buku-buku Islami yang masing-masing mendapatkan modal usaha sebesar Rp5 juta.

Sebelumnya sekitar 300 toko milik Santri mengikuti kompetisi ini, Shopee Barokah menyeleksi peserta dengan memerhatikan beberapa aspek. Di antaranya, performa penjualan toko di Shopee selama 3 bulan terakhir, pengembangan produk inovatif, manajemen toko dan produk yang sesuai dengan kaidah Islam, serta pengembangan bisnis dan strategi marketing.

Santri pemilik toko ZOSE asal Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Yesi Nurul Hotimah adalah pemenang kedua Santripreneur Shopee Barokah yang membuat ramuan herbal untuk kesehatan.

Produk bernama Akatte ini diracik dengan pola budidaya sehat dan organic, bahan baku produk berasal dari hasil perkebunan di pesantrennya yang diolah secara higienis.

“Berawal dari keinginan untuk menyembuhkan teman-teman Santri yang sedang sakit di Ponpes, dari situ, kami mulai meracik ramuan menjaga imun tubuh para santri. Setelah melihat banyaknya dampak positif dan antusiasme dari para Santri yang mengonsumsi, saya memberanikan diri untuk menjualnya secara komersial,”

“Kami mulai menjual ke alumni santri dan di lingkungan pesantren, dan mulai merambah ke penjualan online setelah mengemban ilmu bisnis digital dari Shopee Barokah. Masya Allah, setelah mengikuti materi yang diberikan, penjualan di Shopee sangat meningkat hampir 50 persen per hari hingga sampai membawa kami menjadi salah satu pemenang kompetisi. Senang dan bersyukur sekali,” beber Yeni.

(Yatni Setianingsih/Golali.id)

Foto : Shopee

TAGS: