Langsung ke konten utama

Postingan

UPA Karier ISBI Bandung Bakal Gelar Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara, Ini Link Pendaftarannya

BANDUNG,(Golali) - Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (PKK) ISBI Bandung atau UPA Karier ISBI Bandung akan menggelar kegiatan Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara dengan tema "Trik Siap Kerja: Bikin CV dan Lolos Interview HR". Kegiatan Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara ditujukkan kepada mahasiswa dan alumni ISBI Bandung.  "Tujuan dari Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara ini, untuk mengembangkan skill mahasiswa dan alumni ISBI Bandung," kata Kepala UPA Karier ISBI Bandung, Rieka Sukmawati,S.Sn.,M.Sn kepada Golali, Selasa 22 September 2026.  Kegiatan Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara ini akan berlangsung pada: Hari/Tanggal : Sabtu, 26 September 2026  Lokasi : Ruang Sidang Lantai 4 ISBI Bandung Waktu : 09.00–15.00 WIB Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidang HRD dan psikologi yaitu :  1.Narasumber Penyusunan CV Dr. Wahyitno, S.Pd., M.M., CH...

Resensi Buku Raffles dan Invasi Inggris ke Jawa

Jawa, tanah penuh sejarah ini tak hanya pernah dijajah bangsa Belanda dan Jepang. Namun Inggris pun pernah mencari keuntungan di wilayah ini tepatnya pada 1811-1816, dibawah kuasa Letnan Gubernur Thomas Stamford Raffles. Masuknya Inggris ke Jawa terjadi saat Belanda dijajah Prancis (waktu bersamaan Inggris dan Prancis berperang). Kapal laut yang membawa Raffles bersama rombongan mendarat di Jawa 4 pada Agustus 1811, tepatnya di kawasan Cilincing atau sekitar 12 kilometer dari Batavia yang telah menjadi ibu kota Hindia Belanda (hal 11). Buku Raffles dan Invasi Inggris ke Jawa menceritakan bagaimana Raffles berkuasa di Jawa, namun invasi Inggris di Jawa ini membawa kerugian. Pasalnya koloni yang dipimpinnya berada di ambang keruntuhan keuangan total. Prediksi Raffles tentang keuntungan anggaran sebesar 750.000 dolar dari Jawa pada 1812 berubah menjadi kerugian besar, karena petualangan militernya. Raffles mengira pertempuran yang direncakannya bisa terbayar dengan sendirinya: katanya ist...

Summer Marché Vol. II jadi Penutup 26° Rhapsody dari TAZA

Koleksi TAZA (dok : TAZA) JAKARTA,(Golali) - TAZA, brand modest Indonesia, menutup rangkaian kampanye 26° Rhapsody melalui Summer Marché Vol. II, yang berlangsung pada 17–20 September 2026 di Barnyard, Jakarta Selatan.  Cherry tomato menjadi icon dari 26° Rhapsody. Dari benih yang kecil, cherry tomato tumbuh melalui setiap fasenya; bertunas, berbunga, hingga akhirnya berbuah. Ada yang berwarna hijau hingga merah cerah. Semuanya membutuhkan waktu, perhatian, dan kesabaran.   “Bagi kami, fashion selalu punya ruang untuk membawa cerita yang lebih luas dari sekadar apa yang kita kenakan. Lewat 26° Rhapsody, kami ingin menghadirkan koleksi yang nyaman, namun tetap memiliki cerita tentang proses bertumbuh di baliknya. Summer Marché Vol.II kemudian menjadi cara kami membawa cerita tersebut keluar dari pakaian dan menghidupkannya melalui ruang, rasa, kolaborasi, aktivitas, serta pertemuan," kata Founder TAZA, Ashilla Ramadhani dalam siaran pers yang diterima Golali, Senin 21 Sep...

Bedanya Kupat Tahu Padalarang dan Kupat Tahu Singaparna

Kupat Tahu Padalarang BANDUNG,(Golali) - Kupat tahu Padalarang dan kupat tahu Singaparna termasuk salah satu menu sarapan, yang dijual pedagang di kawasan Bandung Raya. Khusus untuk kupat tahu Padalarang, selain mudah ditemukan di kawasan Padalarang juga, dijual para pedagang kupat tahu Padalarang di Kota Cimahi dan Kota Bandung. Meskipun sama-sama memiliki nama kupat tahu, namun kupat tahu Padalarang dan kupat tahu Singaparna memiliki beragam perbedaan : = Kupat tahu Padalarang berasal dari Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jabar = Kupat tahu Singaparna berasal dari Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jabar = Kupat tahu Padalarang memakai kuah merah = Kupat tahu Singaparna menggunakan bumbu kacang tanah = Kupat tahu Padalarang selain memakai tambahan tahu kuning goreng, juga ditambah bihun = Kupat tahu Singaparna memakai tambahan tahu kuning goreng dan toge Itulah perbedaan kupat tahu Padalarang dan kupat tahu Singaparna. (Yatni Setianingsih/Gola...

Jalan di Sekitar Gedung Sate

BANDUNG,(Golali) - Gedung Sate adalah salah satu bangunan yang berdiri sejak masa penjajahan Belanda, Gedung Sate saat ini menjadi kantor Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Lokasi Gedung Sate berada di Jalan Diponegoro Kota Bandung. Di sekitar Gedung Sate terdapat beberapa jalan. Inilah nama jalan di sekitar Gedung Sate : = Jalan Cilaki Jalan Cilaki berada di antara Gedung Sate dan Taman Lansia = Jalan Cimandiri dan Jalan Hayam Wuruk Kedua jalan ini berada di belakang Gedung Sate = Jalan Cilamaya Jalan Cilamaya berada di sebelah barat Gedung Sate = Jalan Majapahit Jalan Majapahit terletak di seberang Gedung Sate atau sebelah barat Gasibu = Jalan Sentot Alibasyah Jalan Sentot Alibasyah terletak di seberang Gedung Sate atau sebelah timur Gasibu = Jalan Surapati Jalan Surapati terletak di dekat Lapangan Gasibu atau sebelah utara Gedung Sate dan Lapangan Gasibu (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Jalan di Kota Bandung Diambil dari Nama Sungai

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali) - Kota Bandung memiliki beberapa jalan yang namanya diambil dari nama sungai, baik sungai yang berada di Jabar maupun luar Provinsi Jabar. Berikut nama jalan di Kota Bandung yang diambil dari nama sungai : = Jalan Cilaki = Jalan Cimandiri = Jalan Cilamaya = Jalan Citarum = Jalan Cimanuk = Jalan Ciliwung = Jalan Cihapit = Jalan Cisangkuy = Jalan Brantas = Jalan Serayu = Jalan Bengawan = Jalan Cikaso = Jalan Cisadea = Jalan Cihanjuang = Jalan Cipandan = Jalan Cikamiri = Jalan Cicariang = Jalan Citamiang = Jalan Cisokan = Jalan Cikapundung Itulah nama sungai yang menjadi nama jalan di Kota Bandung. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Anggi Novalga : Ayah Menjadi Inspirasi Masuk Dunia Musik

(dok : istimewa) Sosok ayah yang berprofesi sebagai musisi, telah  menginspirasi Anggi Novalga berkiprah dalam dunia seni musik. Meskipun begitu bukan tanpa tantangan untuk meraih cita-citanya menjadi musisi yang andal. Namun Anggi Novalga tidak merasakannya sebagai hambatan. Karena semuanya dijalankan dengan kecintaannya pada musik, yang sudah menjadi hobinya sejak kecil. "Mungkin faktor terbesar yang membuat saya jadi seniman adalah ayah yang seorang penyanyi kafe, sempat kepikiran jadi Polisi saat di SMA (Sekolah Menengah Atas), tetapi jalan hidup selalu dipertemukan dengan orang-orang yang berkecimpung dalam dunia musik yang pada akhirnya membuat saya memantapkan langkah jadi pemusik," cerita Anggi Novalga kepada Golali. Ayahnya juga yang telah mengenalkan dan mengajarkan Anggi sejak kecil, bernyanyi dan bermain gitar. Dari hasil belajarnya tersebut Anggi sering diminta untuk bernyanyi lagu-lagu batak dihadapan keluarga besar pada berbagai acara perkumpulan keluarga. Perd...