(dok pribadi Deden Purbaya) MAJALENGKA, (Golali) - Jeli melihat peluang, itulah kalimat yang pas disematkan kepada Deden Purbaya, petani Anggur Brazil dari Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Awal mula perkenalan Deden dengan Anggur Brazil, bisa dikatakan tidak sengaja. Orang tua Deden yang berprofesi sebagai petani, membudidayakan durian dan petai. Saat itu sekitar tahun 2011, di tengah kesibukan Deden menimba ilmu menjadi santri di Pesantren Daar Al Tarbiyah Rajagaluh Kabupaten Majalengka, ia membantu orang tuanya. “Jadi latar belakang orang tua itu bertani durian dan petai. Ceritanya, saat saya membantu orang tua bertani. Salah satu konsumen meminta mencarikan bibit Anggur Brazil. Setelah kami carikan, dari pohon yang kecil dengan harga Rp 80 ribu, ternyata konsumen itu berani beli seharga Rp 400 ribu. Dari situ potensi membudidayakan tanaman Anggur Brazil dimulai,” cerita Deden membuka perbincangan secara online dengan Golali.id. Deden baru menekuni peluang ini sek...