Langsung ke konten utama

Postingan

Angkot Lewat Jalan Ahmad Yani di Bandung

BANDUNG,(Golali) - Jalan Ahmad Yani adalah salah satu nama jalan di Kota Bandung, yang diambil dari nama Pahlawan Revolusi Jendral Ahmad Yani. Panjang Jalan Ahmad Yani sekitar 6 kilometer, membentang dari kawasan Simpang Lima hingga Jalan AH Nasution. Lantas angkot apa saja yang melewati Jalan Ahmad Yani, walaupun tidak secara penuh melewati Jalan Ahmad Yani? = Angkot Cicaheum – Ciroyom = Angkot Panghegar – Dipati Ukur = Angkot Gede Bage – Stasiun Bandung = Angkot Riung Bandung – Dago = Angkot Ciroyom – Antapani = Angkot Ciroyom – Cikudapateuh = Angkot Cicadas – Cibiru = Angkot Cicaheum – Ciwastra = Angkot Cicaheum – Ledeng = Angkot Margahayu – Ledeng = Angkot Gede Bage – Simpang Dago = Angkot Cicaheum – Kebon Kalapa via Aceh = Angkot Cicaheum – Kebon Kalapa via Binong Itulah angkot yang melewati beberapa bagian Jalan Ahmad Yani di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar). (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Resensi Buku Tahu Sejarah Tahu Sumedang

Buku Tahu Sejarah Tahu Sumedang yang ditulis M.Lutfhi Khair A. dan Rusdyan Fathy, membeberkan tentang perjalanan Tahu Sumedang dari sang pelopornya yaitu Tahu Bungkeng. “Industri tahu Sumedang lahir karena adanya seorang imigran Tionghoa bernama Ong Ki No yang diperkirakaan datang ke Sumedang pada awal abad ke-20, pada 1900-an. Ia datang bersama istrinya, yang menjadi penyebab ia membuat tahu pertama kali di Sumedang. Sang istri adalah seorang yang sangat menyukai makanan Tionghoa yang bernama tao-fu (kata tao-fou dibaca tao-hu, yang kemudian orang pribumi menyebutnya sebagai tahu). Karena perasaan sayangnya kepada sang istri, Ong Ki No rela pergi berkeliling mencari kacang kedelai- bahan baku utama tahu- di wilayah yang masih asing untuknya. Saat itu, di wilayah Conggeang terdapat kebun kedelai lurik. Setelah mendapatkan kedelai, ia pun mengolahnya menjadi tahu. Tahu pertama yang berhasil dibuat Ong Ki No belum seperti tahu Sumedang yang sekarang kita kenal. Saat itu tahu yang dibuat ...

Metamorfosa Hani Amalia Hendrajatin Dalam Dunia Seni

(dok : Istimewa) Sampai kini, masih ada stigma negatif tentang penari, baik dari segi moral maupun masa depan hidup. Inilah yang ingin dikikis seniwati profesional asal Bogor, Hani Amalia Hendrajatin. Melalui berbagai karya yang membuka mata masyarakat, tentang seni yang seutuhnya. Hani mengisahkan stigma ini telah ia rasakan sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Saat itu Hani yang sejak Sekolah Dasar (SD) menggeluti dunia seni karawitan merasakan minder untuk terus berkarya. “Saya itu dari usia TK (Taman Kanak-kanak) udah banci tampil, misalkan jalan sama ibu ke Mall, terus ada acara hadiahnya cokelat, tapi harus nyanyi dulu. Saya tanpa disuruh langsung maju buat nyanyi,” cerita Hani berbinar. Begitupun saat duduk di bangku SD, saat guru menyuruh menyanyi, Hani paling rajin mempertunjukan kebolehannya dalam bernanyi. Kesenangannya bernyanyi tidak sia-sia, saat masih duduk di kelas 1 SD, Hani mengikuti lomba menyanyi daerah khas Sunda yaitu pupuh. Pertama ...

Inilah Jalan Nasional di Kabupaten Bandung

Kantor Bupati Bandung KABUPATEN BANDUNG,(Golali) - Kabupaten Bandung adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat atau Jabar. Di kawasan Kabupaten Bandung terdapat jalan nasioanl, provinsi, kabupaten , dan desa. Adapun jalan nasional di Kabupaten Bandung, pengelolaannya dan pembiayaannya dilakukan Pemerintah Pusat. Hal ini tertuang Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum (PU) NOMOR : 631/KPTS/M/2009, Tentang Penetapan Ruas-Ruas Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Nasional Inilah ruas jalan nasional di Kabupaten Bandung dalam Kepmen tersebut : = Batas Kota (Kabupaten dan Kota Bandung) Jalan Cileunyi – Nagreg (Rancaekek – Cileunyi – Cicalengka/Parakan Muncang) = Jalan Raya Cipacing (Cileunyi) = Jalan Raya Rancaekek (Rancaekek) = Nagreg – Batas Kabupaten Bandung / Garut Itulah jalan nasional di Kabupaten Bandung. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Inilah Jalan Provinsi di Kabupaten Bandung

Kantor Bupati Bandung  KABUPATEN BANDUNG,(Golali) - Kabupaten Bandung adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat atau Jabar. Di kawasan Kabupaten Bandung terdapat jalan provinsi, dimana pengelolaannya dan pembiayaannya dilakukan Pemerintah Provinsi. Hal ini tertuang Keputusan Gubernur) Kepgub Jabar Nomor 620/Kep-1086-Rek/2016 Tentang Penetapan Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Provinsi. Inilah ruas jalan provinsi di Kabupaten Bandung berdasarkan Kepgub Jabar Nomor 620/Kep-1086-Rek/2016 Tentang Penetapan Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Provinsi : = Jalan Bandung (Kopo) – Soreang = Jalan Raya Dayeuh Kolot (Dayeuhkolot) = Jalan Dayeuhkolot – Banjaran = Jalan Raya Banjaran (Banjaran) = Jalan Banjaran – Pangalengan = Jalan Raya Cisewu ( Pangalengan) = Jalan Pangalengan – Cukul (BTS. Bandung /Garut) = Jalan Terusan Buahbatu (BTS Kota/Kab.Bandung) – Bojongsoang = Jalan Bojongsoang – Sp. Munjul (Jalan Siliwangi) = Jalan Munjul – Ciparay (Jalan Sp.Munjul – Jalan Raya Laswi...

Yudhistira Rejki Firdaus, Melalangbuana Lewat Musik Tradisi dan Modern

(dok : istimewa) Dukungan penuh dari orangtua dalam dunia musik, tak pernah disia-siakan Yudhistira Rejki Firdaus. Sehingga membawanya  menjadi musisi yang mahir memainkan alat musik modern maupun tradisional, yang melanglangbuana ke berbagai negara. Sejak dini orangtua Yudhiz (sapaan akrab dari Yudhistira Rejki Firdaus) sepertinya sudah mengetahui jika putranya, memiliki bakat dalam dunia musik. Maka tak mengherankan ayahnya dengan rajin, memberikan berbagai referensi musik dan mengajaknya mengapresiasi musik dengan mendengarkan berbagai karya musik. Bahkan ketika duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP), Yudhiz yang mulai belajar bermain alat musik dari guru seni musik oleh orangtuanya dibelikan gitar. "Pada awalnya ada stimulus mendengarkan dan apresiasi musik dari orangtua terutama sosok Ayah yang sering memberi referensi musik secara tidak langsung lewat radio tape (kaset analog). Sejak itu saya mulai suka musik dan bakat itu mulai di asah ketika masuk SMP dengan dibelikan git...

Ini Jalan Provinsi di Kota Bandung

Gedung Sate terletak di Jalan Diponegoro BANDUNG, (Golali) - Ruas jalan di Kota Bandung terdiri dari berbagai status, antara lain status jalan kota, provinsi, dan nasional. Status jalan ini, terkait dengan tanggung jawab dalam pembiayaan dan pemeliharaan dari ruas jalan tersebut. Untuk ruas jalan yang berstatus jalan provinsi, berada dalam tanggung jawab pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mengutip Portal Data Kota Bandung, berikut ruas jalan di Kota Bandung berstatus jalan provinsi : 1.Jalan Jendral Ahmad Yani 2.Jalan Aria Jipang 3.Jalan BKR 4.Jalan Cicendo 5.Jalan Cilaki 6.Jalan Cilamaya 7.Jalan Cimandiri 8.Jalan Depan LAN 9.Jalan Diponegoro 10.Jalan Gasibu Barat 11.Sebagian Jalan HOS Tjokroaminoto sepanjang 0.76 kilometer 12.Jalan Kebon Kawung 13.Jalan Kopo 14.Jalan Laswi 15.Jalan Mohamad Toha 16.Sebagian Jalan Pajajaran sepanjang 1,65 kilometer 17.Jalan Pelajar Pejuang 45 18.Jalan Peta 19.Jalan Sentot Alibasyah 20.Jalan Setiabudi 21.Jalan Sukajadi 22.Jalan Terusan Buah Batu 23.Jalan Te...